Tak Peduli
Tak peduli, langit sedang biru atau kelabu Kerana, ia akan tetap datang, tanpa rasa malu Satu demi satu, tuntutan kian menghampiri Memberatkanku, yang sedang merangkak, untuk beranjak pergi Harapan akan jauh berlari Seperti melebur kembali dalam ilusi Hilang, sebab untuk berdiri Dan mungkin, tinggal kata mati Terbentur, sudah Kalah dan hilang arah, sudah Menyerah dan tersisa kata pasrah Adalah hal yang paling indah Dan menjadi hiburan bagi yang merasa lelah Atau, haruskah bertanya pada satu persatu manusia? Untuk memilih yang mana? Dengan berharap kerelaan mengusap air mata Atau kembali pada rumah jiwa yang meresah Ntahlah, biar saja mengalir sebagaimana mestinya




